Posts

Showing posts from August, 2014

Sepercik Tinta Untuk Ibu

Sepertinya baru kemarin ibu Engkau ada disampingku Sepertinya baru kemarin ibu Engkau memelukku Sepertinya baru kemarin ibu tangisan atas kepergianmu                         Sepercik tinta ini untukmu ibu                         Selembar kertas ini untukmu ibu                         Tinta yang ku percikkan di kertas ini                         Mengungkapkan isi hatiku Tentang betapa aku sangat merindukanmu Tangis yang selalu mengiringi hariku Saat engkau tak lagi di sampingku Suara yang selalu terdengar di tel...

Arus Perputaran Zaman

Bergema suara ombak di tepi pantai Bernyanyi-nyanyi burung terbang jauh kian kemari. Kudapati angin sore itu, Seakan membawa kesejukan untuk seluruh jiwaku Yang tenggelam bersama air pantai Satu suara terbisik ditelinga Genderang perang yang mulai dibunyikan Untuk mengawali sebuah keidupan Yang membawa ku melayang jauh dalam dunia metropolitan  Juga suara kehidupan yang perlahan mengalir Menusuk pikiran dan hati yang tenggelap dalam kemiskinan Derita orang pinggiran dimusim perang. Perang melawan arus perputaran zaman. Di tanah ini aku berpijak mengikuti arus, menabur benih keindahan . Mengubur sisa kesedihan. Di pantai ini aku teriakan seluruh semangatku Menghadapi perjuanganku menuju masa depan.