Pertolongan Allah Itu Dekat
Assalamualaikum wr.wb
Ketika mata menatap jauh ke langit, kita mungkin selalu bertanya-tanya mengapa langit itu jauh sekali, bahkan kita selalu berimajinasi langit itu menjadi sangat dekat sekali. Sampai kita bertanya lagi, siapa yang menciptakan langit yang luas dan indah itu.
Allah, ya Dia yang menciptakan apa-apa yang ada di langit dan apa-apa yang ada di bumi.
Maha besar Dia atas segala yang Dia ciptakan. dan kita tidak punya daya apa-apa.
Saya ingin bercerita, ini adalah kisah keluarga yang kaya raya yang terdiri dari Bapak,Ibu dan seorang anak muda, tapi keluarga itu tidak begitu dekat dengan Allah, Mereka termasuk keluarga yang bolong-bolong dalam mendirikan sholat, mereka dekat dengan Allah ketika mereka dalam keadaan sempit, tapi mereka tidak pernah dekat dengan Allah diwaktu lapang, dan pada suatu hari dia mendapat musibah yang menimpa keluarga mereka, anak mereka di vonis dokter menderita penyakit yang sangat mengerikan. Dia mengidap penyakit Leokimia, penyakit tersebut telah menggerogoti seluruh tubuhnya hingga Ayah dan Ibunya berusaha kesana-kemari untuk membelikan obat untuk anak muda tadi, tapi apa daya perjuangan mereka sia-sia, hingga akhirnya kedua orang tua tadi mendengarkan suara adzan berkumandang, mereka melihat sosok laki-laki paruh baya yang perlahan mendekati mereka,laki-laki tersebut berbicara pada kedua orang tua itu,
"Pak,Bu kenapa kalian masih disini ? mari kita sama-sama pergi ke masjid." Kata laki-laki tadi.
"Bapak itu siapa ?" kata Ibu yang heran dengan laki-laki berjubah dan memakai peci tadi.
"Ohh... kebetulan saya adalah seorang hamba Allah yang kebetulan lewat dan ingin mengajak Bapak dan Ibu pergi ke masjid." kata laki-laki tadi.
"hiks. hiks." Terdengar suara tangis dari Bapak dan juga Ibu tadi.
lalu laki-laki tadi penasaran dan bertanya kenapa mereka berdua menangis.
"Pak,Bu, mengapa Bapak dan Ibu menangis ? apa ada yang salah dengan ajakan saya tadi ?" Kata laki-laki itu.
Kemudian Bapak itu menjawab
"Tidak pak,tidak ada yang salah,, saya hanya malu dengan anda yang mengajak saya pergi ke masjid, sepertinya anda adalah orang yang selalu mendatangi masjid itu. Sementara saya dengan istri saya tidak pernah mendatangi Baitullah itu, karena kami sibuk bekerja."
"Astaghfirullah, Bapak bicara apa ? mengapa anda malu dengan saya ?seharusnya anda malu pada Allah karena Allahlah yang memberi anda hidup,Allah yang menciptakan langit dan segala isinya, bumi dengan segala isinya dan tak ada yang kurang untuk kehidupan kita," sambil tersenyum laki-laki itu berbicara.
Kemudian Bapak dan Ibu tadi menangis sejadi-jadinya dan menceritakan apa yang telah menimpa anak mereka. sambil berjalan ke Masjid.
Laki-laki itu menjawab "Bapak,Ibu mari kita sama-sama mendo'akan anak Bapak dan Ibu, Karena pertolongan Allah itu dekat, dan semoga Anak Bapak dan Ibu di berikan kesembuhan OlehNya."
setelah sesampainya di masjid kedua orang tua tadi mendo'akan anak mereka sambil menangis sejadinya mengharap Pertolongan Allah SWT.
setelah satu bulan lamanya mereka berusaha mengobatkan anak muda tadi mereka juga berserah diri pada Allah, dan mereka pasrah bahwa apa yang mereka punya kelak akan kembali PadaNya.
selang lamanya mereka Berusaha dan Berdo'a, Pertolongan Allah pun datang pada Anak muda tadi penyakit yang ada pada tubuhnya kini sudah tidak ada setelah dokter memeriksanya.
"Ini luar biasa, keajaiban dari Allah putra Bapak dan ibu telah sembuh seketika, dan kanker itu sudah tidak ada" Kata sang dokter.
Kedua orang tua tadi mersujud syukur dan segera menemui anaknya.
Tak lupa mereka juga menemui laki-laki paruh baya yang menyadarkan mereka tadi, mereka mencari-cari rumah laki-laki tadi dan ingin segera bertemu dengannya. setelah mereka mencari-cari rumah laki-laki itu muter-muter kurang lebih 5km mereka keliling kampung akhirnya mereka menemuhan rumanya, saat itu terlihat seorang wanita paruh baya yang mengenakan jilbab dan berjubah.
bapak dan ibu tadi bertanya pada wanita itu.
Dan ternyata wanita tadi adalah istri laki-laki paruh baya itu. Lalu Sang wanita bercerita dan berkata bahwa suaminya telah tiada, sebuah truck menabraknya waktu suaminya menyelamatkan anak kecil yang menyebrang jalan. kemudian bapak dan ibu itu menangis dan mereka turut berduka.
BERSAMBUNG....
Ketika mata menatap jauh ke langit, kita mungkin selalu bertanya-tanya mengapa langit itu jauh sekali, bahkan kita selalu berimajinasi langit itu menjadi sangat dekat sekali. Sampai kita bertanya lagi, siapa yang menciptakan langit yang luas dan indah itu.
Allah, ya Dia yang menciptakan apa-apa yang ada di langit dan apa-apa yang ada di bumi.
Maha besar Dia atas segala yang Dia ciptakan. dan kita tidak punya daya apa-apa.
Saya ingin bercerita, ini adalah kisah keluarga yang kaya raya yang terdiri dari Bapak,Ibu dan seorang anak muda, tapi keluarga itu tidak begitu dekat dengan Allah, Mereka termasuk keluarga yang bolong-bolong dalam mendirikan sholat, mereka dekat dengan Allah ketika mereka dalam keadaan sempit, tapi mereka tidak pernah dekat dengan Allah diwaktu lapang, dan pada suatu hari dia mendapat musibah yang menimpa keluarga mereka, anak mereka di vonis dokter menderita penyakit yang sangat mengerikan. Dia mengidap penyakit Leokimia, penyakit tersebut telah menggerogoti seluruh tubuhnya hingga Ayah dan Ibunya berusaha kesana-kemari untuk membelikan obat untuk anak muda tadi, tapi apa daya perjuangan mereka sia-sia, hingga akhirnya kedua orang tua tadi mendengarkan suara adzan berkumandang, mereka melihat sosok laki-laki paruh baya yang perlahan mendekati mereka,laki-laki tersebut berbicara pada kedua orang tua itu,
"Pak,Bu kenapa kalian masih disini ? mari kita sama-sama pergi ke masjid." Kata laki-laki tadi.
"Bapak itu siapa ?" kata Ibu yang heran dengan laki-laki berjubah dan memakai peci tadi.
"Ohh... kebetulan saya adalah seorang hamba Allah yang kebetulan lewat dan ingin mengajak Bapak dan Ibu pergi ke masjid." kata laki-laki tadi.
"hiks. hiks." Terdengar suara tangis dari Bapak dan juga Ibu tadi.
lalu laki-laki tadi penasaran dan bertanya kenapa mereka berdua menangis.
"Pak,Bu, mengapa Bapak dan Ibu menangis ? apa ada yang salah dengan ajakan saya tadi ?" Kata laki-laki itu.
Kemudian Bapak itu menjawab
"Tidak pak,tidak ada yang salah,, saya hanya malu dengan anda yang mengajak saya pergi ke masjid, sepertinya anda adalah orang yang selalu mendatangi masjid itu. Sementara saya dengan istri saya tidak pernah mendatangi Baitullah itu, karena kami sibuk bekerja."
"Astaghfirullah, Bapak bicara apa ? mengapa anda malu dengan saya ?seharusnya anda malu pada Allah karena Allahlah yang memberi anda hidup,Allah yang menciptakan langit dan segala isinya, bumi dengan segala isinya dan tak ada yang kurang untuk kehidupan kita," sambil tersenyum laki-laki itu berbicara.
Kemudian Bapak dan Ibu tadi menangis sejadi-jadinya dan menceritakan apa yang telah menimpa anak mereka. sambil berjalan ke Masjid.
Laki-laki itu menjawab "Bapak,Ibu mari kita sama-sama mendo'akan anak Bapak dan Ibu, Karena pertolongan Allah itu dekat, dan semoga Anak Bapak dan Ibu di berikan kesembuhan OlehNya."
setelah sesampainya di masjid kedua orang tua tadi mendo'akan anak mereka sambil menangis sejadinya mengharap Pertolongan Allah SWT.
setelah satu bulan lamanya mereka berusaha mengobatkan anak muda tadi mereka juga berserah diri pada Allah, dan mereka pasrah bahwa apa yang mereka punya kelak akan kembali PadaNya.
selang lamanya mereka Berusaha dan Berdo'a, Pertolongan Allah pun datang pada Anak muda tadi penyakit yang ada pada tubuhnya kini sudah tidak ada setelah dokter memeriksanya.
"Ini luar biasa, keajaiban dari Allah putra Bapak dan ibu telah sembuh seketika, dan kanker itu sudah tidak ada" Kata sang dokter.
Kedua orang tua tadi mersujud syukur dan segera menemui anaknya.
Tak lupa mereka juga menemui laki-laki paruh baya yang menyadarkan mereka tadi, mereka mencari-cari rumah laki-laki tadi dan ingin segera bertemu dengannya. setelah mereka mencari-cari rumah laki-laki itu muter-muter kurang lebih 5km mereka keliling kampung akhirnya mereka menemuhan rumanya, saat itu terlihat seorang wanita paruh baya yang mengenakan jilbab dan berjubah.
bapak dan ibu tadi bertanya pada wanita itu.
Dan ternyata wanita tadi adalah istri laki-laki paruh baya itu. Lalu Sang wanita bercerita dan berkata bahwa suaminya telah tiada, sebuah truck menabraknya waktu suaminya menyelamatkan anak kecil yang menyebrang jalan. kemudian bapak dan ibu itu menangis dan mereka turut berduka.
BERSAMBUNG....
Comments
Post a Comment